Terserah Anda

Saat itu saya sedang bertandang ke tempat kos seorang teman yang kebetulan tempat kosnya tepat ada di belakan rumah induk pemilik kos yang memiliki cucu laki-laki (waktu itu dia sd kelas dua) yang kelihatan cerdas sekali saat bercakap-cakap dengan anak kos yang umumnya mahasiswa, omong punya omong temanku bercerita bahwa nenek dan orang tua anak itu sangat selektif memilihkan kegiatan bagi anak tsb, misalnya saja di mana anak seumuran dia lagi demam nonton film Harry Potter neneknya melarang untuk menonton film tersebut dan memilih untuk membelikan bocah tsb buku cerita harry Potter dengan alasan bahwa tidak baik bagi anak kecil terlalu sering nonton film dan juga tevisi.
Dan ketika sedang liburan di rumah ada saudara sepupu saya yang bersuamikan warga negara jerman sedang berkunjung ke rumah bersama dua putranya yang masih berumur 7 dan 4 tahun, kedua bocah kecil itu ternyata sangat tertarik dengan televisi yang sedang di tonton di rumah bahkan sampai harus di bentak ibunya karena tidak pernah mengalihkan pandangan dari televisi saat ditanya dan diajak bicara. Kemudian sang ibu bercerita bahwa di rumah mereka kedua bocah tsb dilarang menonton televisi oleh ayah mereka, tak beda juga alasannya, nonton TV tidak bagi perkembangan mental anak. Kemudian istri saya ngobrol dan berbagi cerita dengan sepupu saya itu bahwa dia juga memiliki seorang dosen yang memilih untuk tidak menyediakan TV bagi anak-anak mereka tapi lebih menggantinya dengan mainan yang lebih merangsang anak untuk bergerak lebih banyak dan mengembangkan kreativitas mereka.
Saat itu saya hanya diam mendengar mereka bercengkerama sambil membayangkan kira-kira bisakah saya menyediakan pengganti TV bagi anak-anak saya kelak, agar mereka tak mendapat tuntunan dan pelajaran moral dari stasiun televisi kita yang membuat KPI dan LSF tidak berdaya (bekerja) sebab jika mereka (KPI dan LSF) bekerja dengan benar mereka tidak akan punya acara untuk ditayangkan kecuali mau membuat acara yang lebih bermutu.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s