Kesempatan

Pernahkah sampean tergoda menempuh dan memilih jalan pintas?pasti kita semua pernah melakukannya. Kalau sekedar mencari jalan alternative menghindari macet atau banjir sih gak masalah itu sangat biasa bahkan sangat dianjurkan karena bermanfaat, seperti juga alasan mencari jalan pintas untuk sekedar melepaskan dari rutinitas. Ini sangat wajar.
Kalau jalan pintas untuk kaya, pernah terpikir?saya juga sering kok memikirkannya. Bahkan sering saya berpikir bahwa yang membedakan saya dengan para terhujat dan terdakwa korupsi yang menjadi sosok terkenal dan banyak diberitakan di Indonesia yang korup ini hanyalah masalah kesempatan. Saya tidak pernah punya kesempatan untuk digoda oleh gepokan uang dolar seperti yang dialami oleh jaksa-jaksa yang ramai beritanya di televisi dan koran.
Dan beruntungnya lagi saya bukan aparat hukum atau penegak hukum, yang meski belum pernah mencoba atau mendapat kesempatan korupsi tetap saja dipandang miring. Saya hanya seorang pegawai swasta yang masih bisa dengan gampang merasa bersih setiap kali melihat kasus korupsi yang dilakukan oleh aparat. Padahal godaan untuk kaya melalui jalan pintas-jalan pintas sejatinya tidak hanya milik aparat, tapi kadang juga menghampiri para kita-kita ini juga yang setiap harinya menuding.
Jadi mari kita tunggu saja kesempatan itu datang, bisakah kita menjadi batu karang yang tetap tegar berdiri dihempas godaan ombak harta dan kemewahan.

12 Komentar

  1. sesungguhnya ujian sebenarnya ketika godaan itu datang di depan mata.

    iya mas apalagi kalau udah dalam kresek yang isinya gak sekedar 5 bungkus mie instan dan beras sekilo hehehe

  2. semoga kita diberi kekuatan dan kemampuan untuk melewati ujian yang datang dengan tetap berpegang teguh pada apa yang kita yakini.

    eh ini keduax yak??? hehehe…

    AMIN.. kita diberi kekuatan dan kemampuan untuk melewati ujian yang datang dengan tetap berpegang teguh pada apa yang kita yakini. KESEMPATAN JANGAN DISIA-SIAKAN hehehe

  3. Betul. Beruntung sekali kita tidak punya kesempatan seperti itu. Jadi, kita masih bisa disini, merasa bersih sambil mengutuki perbuatan para koruptor itu. Kalau pun kesempatan itu datang juga, mudah2an bukan kita yg dipilih.

    lah nek dudu awak dewe seng dipilih kapan oleh kesempatane mbak? hehehe

  4. Kejahatan Bukan hanya karena niat pelakunya, tapi karena juga ada Kesempatan.
    Waspadalah…waspadalah…

    kalau ada kesempatan terus gak ada pelakunya?

  5. menjadi kaya dg jalan pintas, saya yakin banyak yg berfikir demikian. buktinya makin banyak iklan dukun yg menjanjikan kaya mendadak dg jalan pintas!

    mosok seh akeh iklan dukun?

  6. menuding paling gampang!

    dan kebanyakan dari kita sudah sulit untuk menuding siapa yang korup dan siapa yang tidak, bukankah hal itu tambah parah, dengan embel-embel ditakut-takuti, di mutasi, menjadikan telunjuk ogah untuk menuding dengan jantan siapa yang melakukan

    bener mas, segala embel-embel itu cuman menakuti yang mau menunjuk ya?yang melakukan malah gak takut.
    Menuding muka sendiri paling sulit! hehehe

  7. kayaknya ini sih masalah siapa yang duluan aja.
    Klo duluan daoat kesempatan digoda dan ternyata tergoda maka dialah yang pertama di hujat oleh orang yang mungkin selanjutnya dia yang terhujat..hehe…pusing yach…
    jd ga sabar dapat kesempatan digoda gepokan dolar uncle sam…😀

    ya udah mbak aja duluan aku biar masih tetep bisa menghujat hehehe

  8. Makin mudah dapatnya makin mudah habisnya…

    salam

  9. Lah..lah…dah musimnya kali abad ini, jangankan cuman mo Kaya, mo Korup. Wong mo Masuk Surga saja sekarang dah bisa JALAN PINTAS pake Tiket je….
    Tuh Pelatihan-Pelatihan SPIRITUAL yg marak di negeri ini hanya dengan 500 rb sampek 2 jt
    sepertinya…menurutnya….SURGA dah kebeli…

    Mondar-mandir…ngumpulin duit ( tapi gak pake KORUP loh…) tuk beli Tiket ke Surga….
    emang SURGA ne mbahmu….ndhul….ndhul.

    ngarang sampean, mosok suwargo tikete 500-2 juta iku suwargo tipe opo lek gundul?! seng korban urip sampe dadi patine ae gak mesti nyampek kok, iku mungkin suwargo instan seng limangatusan sak ketipan wes ilang maneh suwargone hehehe

  10. hal-hal kecil, kl diremehin ati2 aja bs jd bumerang di masa depan, spt filsafat api brgkali *halah gara2 komen nglilir kie:mrgreen:

    iyo setuju, timbang sampean gak iso turu maneh hehehe

  11. cak melu comment ,d ilmu sosial orang itu cenderung nyari asal usulnya yo iku aku kebetulan wong gresik juga , aku juga pernah nyari jalan pintas cak , jarang masak sering tuku opo catering he..he…saaken bojoku. tapi iku biyen cak…
    : beruntunglah orang yang nggak banyak harta…..nyender awak dewe ki…dan membesarkan hati oarang yang lagi bokek he…he..he..

    monggo cak monggo sak ombo-ombone hehehe
    berarti udah nemu jalan pintas yang lain tah?

  12. kesempatan itu dicari. jangan menungggu kesempatan datang mengetuk pintumu. karena bisa jadi kamu tidak ada di rumah.
    lha, ternyata cak ini tidak punya rumah. ini permasalahannya. piye, jal?

    mbak iki tau aja nek ayas belum punya hamur,🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s