Daftar Hitam

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akan mengumumkan para pemenang lima kategori program televisi terbaik untuk tahun 2007. Rencananya pengumuman lima program terbaik tersebut akan dilaksanakan pada Selasa (18/3), di Hotel Crowne Plaza Jakarta. Acara ini rencananya juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla.

Membaca berita ini, sepertinya ada yang kurang kenapa tidak ada lima kategori program televisi terburuk? Seperti running text di salah satu stasiun TV yang sempat terbaca oleh saya;

Wapres: Meminta KPI mengumumkan daftar hitam program TV.

Yang saya pahami dari running text sebagai program hitam adalah acara-acara yang memang tidak sepantasnya di tayangkan, unsur pendidikan tidak ada, menghibur?tidak juga kecuali memang nonton TV nya sambil tidur.
Siapa sebenarnya yang salah dengan maraknya program-program acara yang tidak bermutu itu?kita sebagai konsumen sebenarnya juga bersalah, seharusnya kita dengan tegas tidak menonton juga dengan mengedukasi lingkungan terdekat kita untuk tidak menontonnya. Kalau memang sudah tidak ada yang nonton apa stasiun TV itu akan terus saja menayangkan acara semacam sinetron-sinetron gombal mukiyo yang cuman modal bedak dan air mata.
KPI jangan sungkan dan takut pada stasiun TV untuk mengumumkan daftar hitam program TV, masa kalah dengan PSSI yang sudah mengumumkan daftar hitam pemain (yang kebetulan memang kebanyakan berkulit hitam itu) yang tidak direkomendasikan untuk dikontrak oleh klub. Sayang kenapa tidak ada pemain lokal yang masuk daftar hitam Kategori kedua??.
Padahal banyak sekali pesepak bola lokal yang seringkali bermasalah dan melakukan pelanggaran disiplin, seperti mantan pemain Deltras yang bahkan sering mengenakan ban kapten dan sekarang dikontrak oleh GU (pemain ini saya gunakan sebagai ilustrasi didasari rasa kecewa saya, mengapa pemain yang sok jago seperti dia dikontrak, di sebuah laga uji coba sebagai persiapan Deltras musim kemarin saja yang saya saksikan cuplikannya di TV dia sempat menantang dan memaki-maki wasit). Apa pelatih Djoko Malis tidak peduli dengan rekor kartu merah pemain tersebut karena seringnya terlibat baku hantam dengan pemain lawan.

11 Komentar

  1. Lah…lah…
    Sampeyan opo ra melu-melu tampilkan DAFTAR HITAM para KOMENTAR ning Blog iki..?? perlu rah…

    Kabuuuuurrrr…..golek tepung beras….Nglabur awak ben putih….ben gak masuk daftar Hitamnya Komentar Sambel Petis.

    tepunge sopo iku sampean cawuk, iku wes campur rawe plus semen, pingin awet atos koyo mumi?!!πŸ™‚

  2. Hooiiiihhh….balik maning…serandhalku ketinggalan.
    Woro-woro…dah 2 kali aku jadi ” FERTAMAX “….hadiahe opo ki…??

    Plaaasss…Plaaaasss…dilempar Petis….
    Pyaaaaarrrr…loh kok kocone Rombong Baksone Lek Wagino pecah…

    Sandat Jepil ku wes entek sampean cangking, iku ae hadiah lek hehehe

  3. Ketok e semua program masuk daftar hitam…
    apalagi kalau ditonton ditipiku..
    jamin Hitam kabeh… wong ra metu gambare…

    ** kere, kere tipi siji kok nganggo rusak pdhl wis lawas lho **

    iso ae sampean iki

  4. ini ngomongin program tv kok ‘mblakrak’ (melebar) ke pemain hitam GU…πŸ™‚

    acara tv asal tidak menyingung SARA, saya rasa kok gak pa2.
    suatu acara kan hasil kreatifitas, terlepas dari mendidik dan menghibur.
    mungkin kategori acara (semua umur, bimbingan ortu dll), dan jam tayangnya perlu diatur.

    mengenai pemain GU yang anda masukin “daftar hitam”,
    perlu diganti tuh biar yang lain ga ikut tercemar “hitam”.

    BTW, saya rasa blog ini juga masuk daftar hitam…
    coba lihat theme-nya, hitam juga kan…?
    saya laporin ke KPI lho…πŸ™‚

    hehehe…
    kreatifitas tidak, terlepas dari mendidik, menghibur orang tidur. kenapa konsumen masih mau aja menerima?

  5. daftar hitam acara TV di broadcast ? wah apa gak nyenggol kolega sendiri tuh nantinya ?πŸ˜€
    beda sama pemain bola, kolega dan lobbinya ndak ‘kelas berat’

    @mybenjeng
    saya rasa program tv sekarang sudah waktunya di tata lebih baik deh…
    terutama beberapa tipe sinetron tv yang kalo mau dibilang hasil kreatifitas koq ya kebangeten…
    saya pribadi berasumsi, bila semua tayangan yang masuk ke otak orang-orang bangsa kita harusnya bermutu, bergizi, sehat, dan menghibur yang mencerdaskan….
    wong bangsa kita lagi terpuruk gini..

    mungkin memang disitu masalahnya, senggol menyenggol lahan uang kolega.
    apa emang santapan perut harus segaris lurus dengan santapan otak?kalo makannya ikan asin ya tontonannya sinetron gombal hehehe

    *saya suka dengan komentar anda, sering-sering mampir mas*

  6. Memang benar orang indonesia takut dengan penyakit hitam. Pokoknya yang itam-itam dijauhi. Nyatanya cewek-cewek pada pakai jaket tebal biar kulitnya ngak itam.

    Walah-walah kok nglantur ya aku ini?

    hehehe, iyo mbak item identik dengan tidak cantik bagi gadis-gadis

  7. sopo sing ireng ???
    aku ndak kok !
    *cepet2 bedakan 5 senti*

    aku ireng kok!

  8. saya ndak pernah menjamah kotak ajaib yang bernama teve!

    hmmm…., hebat cak ini! kalo remotnya sapa yang menjamah?hehehe

  9. wong ireng itu sama dengan orang item ya ??
    ah..kagak ngerti aku, maklum orang batakπŸ™‚

    iya sampean betul sekali!πŸ™‚
    boleh nanya kok kalau gak ngerti hehehe

  10. ah KPI mana berani kalo udah berhadapan sama uang?! hekekeke………

    lah beraninya sama apa det?

  11. ” modal bedak dan air mata ”

    Tapi khan ayu – ayu mas… loh sampean ae sampe ngeces nyawange hihihi

    “modal bedak dan air mata plus gombal gawe ngepel ngecese”πŸ™‚


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s